Menu
SAJIAN ISI

Baru 7% Perusahaan Sawit Mengantongi Sertifikat ISPO Featured

Sertifikat ISPO Sertifikat ISPO

Dari  881 perusahaan sawit yang ditargetkan bisa diberikan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) pada akhir 2014, hingga awal Oktober kemarin baru 63 perusahaan (sekitar 7%) yang memilikinya. Kementerian Pertanian (Kementan) harus kerja ekstra keras. Pasalnya, target perusahaan minyak kelapa sawit yang tersertifikat ISPO pada tahun ini sebanyak 200 perusahaan sulit tercapai. Sampai akhir September 2014, baru ada 63 perusahaan minyak kelapa sawit yang mengantongi ISPO.

Jumlah ini bahkan tidak sampai 10% dari jumlah perusahaan minyak kelapa sawit sebanyak 881 perusahaan yang wajib bersertifikat ISPO. Di awal tahun ini, Kementan menargetkan sebanyak 200 perusahaan yang harus mengantongi ISPO. Padahal, Desember mendatang  merupakan batas waktu perusahaan untuk mengajukan ISPO, dan akan dikenakan sanksi  bagi perusahaan yang tidak memiliki sertifikat ISPO.

Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Jilid II Suswono mengakui, hingga saat ini baru sekitar 63 perusahaan yang memiliki sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil dari target 881 perusahaan. Oleh karenanya, Kementan akan melakukan evaluasi pada akhir tahun ini.

"Baru akan dievaluasi akhir tahun. Kami terus mengimbau, paling tidak mendaftar dululah," ujar Suswono di Jakarta, pekan pertama Oktober kemarin.

Kendati demikian, Suswono belum mau menegaskan jika penerapan usaha berdasarkan ketentuan ISPO akan diundur dari target yang dicanangkan akan selesai pada 31 Desember 2014.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id